Januari 23, 2021

Cerdass

sebuah ruang penuh wawasan

Seorang Anak di Palu Ikut Ayahnya Jadi Ojol Demi Biaya Pengobatan Sang Ayah

2 min read

Foto: Rian/PaluPoso

Penulis : Agatha Folorencia R

TANGERANG– Tak bisa dipungkiri teknologi kian berkembang dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat secara masif. Termasuk dalam teknologi transportasi atau biasa kita sebut dengan Ojek Online.Saat ini peran dari transportasi online tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ojek online (Ojol) saat ini telah berkembang pesat di seluruh Indonesia.

Sarana Ojol ini sangat gampang dijumpai oleh masyarakat. Karena hanya dengan mendownload aplikasi layanan Ojol kita bisa langsung mengaksesnya. Banyak hal yang bisa dilakukan mulai dari mengantarkan penumpang ke sebuah tempat serta bisa juga untuk mengantarkan makanan.

Meski demikian, dengan berbagai macam akses yang semakin mudah, tetap ada kisah-kisah dari Ojol yang menyentuh hati.

Salah satunya Uskari (46), yang berprofesi sebagai Ojol. Seorang bapak ini terpaksa membawa anaknya sehari-hari untuk bekerja sebagai Ojol.

Uskari menceritakan, akhir bulan November 2020, ia mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, sekitar pukul 02.00 WITA malam hari, ketika hendak pulang ke rumahnya.

Dilansir dari Kumparan.com katanya “Saya pulang dari narik Ojol, Jalan Soekarno Hatta dekat bundaran, itu ada mobil Avanza silver dari belakang, pas saya mau belok kanan di kapsul dia datang dari kiri, laju sekali toh, dia sambar saya jadi saya terjatuh, dia (mobil) hanya berhenti sekejap baru lari lagi,” kata Uskari saat didatangi di kediamannya Jalan Dupa Indah, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (3/1).

Akibat kejadian itu, Uskari mengalami patah kaki yang cukup parah yang sampai saat ini belum sembuh total.

Dina (9) membantu ayahnya Uskari (Ojol Palu), mengambil orderan di salah satu kafe. Foto: Istimewa

Namun, sebagai tulang punggung keluarga, Uskari dituntut untuk memperoleh biaya hidup sehari-hari. Sehingga, ia harus kembali bekerja sebagai Ojol dengan membawa anak perempuannya bernama Dina (9), untuk membantunya mengambil dan mengantarkan orderan ke pelanggan.

Uskari hanya menunggu di motor menunggu anaknya itu menjemput atau mengantar orderan karena ia belum mampu berjalan normal. Bekas jahitan yang memanjang di kakinya belum sembuh total.

“Setiap ada pesanan begitu dia (anaknya) yang masuk, saya di luar saja karena saya hanya antar pesanan saja,” ujarnya kepada Kumparan.com

Karena membawa anaknya, bapak ini keluar rumah bersama anaknya hanya mulai dari pukul 11.00 hingga pukul 21.00 WITA.

“Dari jam 11 pagi sampai jam 9 malam, sebelumnya saya lama pulang tapi kan ini bawa anak. Biasanya saya dapat 70 sampai 80 ribu,” ujarnya kepada Kumaparan.com

Sebelumnya, pria ini berprofesi sebagai penjual ayam petelur dan serabutan. Namun hal itu dianggap belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Sehingga, ia beralih profesi sebagai Ojol.

Pria kelahiran Makassar itu telah berpisah (cerai) dengan istrinya sejak 6 tahun lalu, waktu anak bungsunya masih berumur 2 tahunan.

Kini, Uskari dan anaknya itu tinggal bersama ibu kandungnya di Jalan Dupa Indah, Layana, Kota Palu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.