April 23, 2021

Cerdass

sebuah ruang penuh wawasan

Wisata Ancol dan TMII di Jakarta Menjadi Tujuan Liburan Natal dan Tahun Baru Ditengah Pandemi Covid-19

2 min read

Pantai lagoon Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara/Instagram ancoltamanimpian

Penulis : Muhamad Jusup Farhand

TANGERANG– Beberapa tempat wisata di Ibu Kota Jakarta terdapat ribuan pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru meski pemerintah mengimbau untuk di rumah demi menekan penurunan penularan Covid-19. Ancol Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara, dengan pengunjung +/- 19.000 orang saat hari terakhir libur Tahun Baru, Minggu (3/1/2020). Budi Aryanto selaku Vice President Taman Impian Jaya Ancol memastikan bahwa para pihak-pihaknya telah melakukan antisipasi penyebaran Covid-19. Yaitu dengan memasang garis pembatas di area pantai sehingga pengunjung bisa menjaga jarak satu sama lain. “Ada berbagai berbentuk seperti kotak persegi, bulat, dan segilima. Masing-masing dengan luas sekitar 3 meter x 3 meter yang dibatasi dengan bambu dan tali,” ujar  Budi berdasarkan catatan PSBB Transisi Jakarta di Masa Natal dan Tahun Baru 2021

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur dipadati lebih dari 51.000 pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru, “pengunjung hari ini, berjumlah 8.606 orang pada pukul 12.00 WIB,” kata Kabag Humas dan Promosi TMII Suseno, Minggu (3/1/2021). Dimana jumlah tersebut masih bisa bertambah dikarenakan TMII beroperasi hingga pukul 16.00 WIB. Pada akhir pekan, jumlah kunjungan per hari bisa meningkat tajam dibandingkan dengan hari biasa.

PSBB Transisi diperpanjang walaupun data-data tersebut menunjukkan lonjakan kasus pemaparan Covid-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih untuk memperpanjang PSBB Transisi sampai tanggal 17 Januari 2021, untuk menarik rem darurat dengan menerapkan PSBB dengan ketat. Menurut Anies, kondisi pemaparan Virus Covid-19 di Jakarta mulai membaik di akhir pekan Desember 2020, berdasarkan penilaian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Universitas Indonesia (UI).

Skor penilaian berdasarkan indikator pengendalian Covid-19 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Jakarta mendapat skor 59 pada 2 Januari 2021. Sedangkan pada dua pekan sebelumnya, yakni 19 Desember dan 26 Desember 2020, Jakarta mencatatkan skor 61. Skor di atas 60 mengindikasikan bahwa PSBB dapat dilonggarkan di beberapa sektor melalui penilaian secara bertahap. Jika skor di bawah 60, pengetatan di sektor tertentu perlu dilakukan. Hingga 3 Januari 2021, DKI Jakarta mencatatkan total 189.243 kasus Covid-19. Dari jumlah tersebut, 170.510 pasien dinyatakan sembuh, 15.388 masih dirawat, dan 3.345 meninggal  dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.