April 23, 2021

Cerdass

sebuah ruang penuh wawasan

Sektor Pariwisata Akan Bangkit Di Tahun 2021

2 min read

google.image

Penulis : M. Jusup Farhan

TANGERANGРMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno atau kerap dipanggil Sandiaga Uno menegaskan bahwa tahun 2021 harus menjadi tahun kebangkitan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Beliau mengajak seluruh pemeran kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif  untuk dapat bekerjasama termasuk membangun tuturan yang positif sehingga parekraf dapat menjadi penggerak kebangkitan ekonomi dan dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

“Sektor parekraf memang terdampak, kita bertahan dan harus berbenah. Tahun 2021 harus jadi tahun pemulihan, kita awali dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Gerak cepat untuk bangkit bersama,” kata Sandiaga Uno dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Rabu (30/12).

Sandiaga Uno menyebut, di tahun 2019 tercatat lebih dari 34 juta rakyat Indonesia yang bergantung ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Lebih dari 90 juta rakyat yang terkait dan menikmati manfaat dari pariwisata dan ekonomi kreatif. Terdapat 31 subsektor lapangan usaha dalam cakupan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Angka-angka ini sangat besar, menunjukkan sangat luar biasa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menjadi daya ungkit ekonomi,” jelasnya.

Namun pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kunjungan wisatawan menurun tajam, tingkat pengunjung kamar hotel jadi menurun. Restoran dan sektor lainnya pun terdampak karena pergerakan wisatawan yang menurun drastis.

“Tahun 2020 ini mengharuskan kita untuk bertahan dan berbenah. Kemenparekraf/Baparekraf di bawah komando Mas Wishnutama telah menetapkan fondasi yang baik dengan berbagai program mitigasi dampak sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo ,” kata Sandiaga Uno.

“Tahun 2021 adalah momentum tahap awal pemulihan kita, tetapi kita harus disiplin dalam melakukan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan (K4). Sosialisasi, program kemitraan, hingga dana hibah akan terus kita lakukan,” kata Sandiaga.

Ada tiga pilar yang akan menjadi program Kemenparekraf/Baparekraf dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun 2021. Yaitu ada pilar Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi.

“Inovasi menyeluruh sebagai dasar akselerasi pengembangan pariwisata, mulai dari kesiapan infrastruktur, menciptakan produk-produk, dan layanan unggulan yang berkelanjutan yang menyentuh ekonomi masyarakat” katanya.

Pilar kedua adaptasi, yakni membiasakan dan mendisiplinkan penerapan protokol CHSE (K4) di setiap destinasi pariwisata sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru. Salah satu terobosan yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf adalah dengan melakukan sertifikasi CHSE gratis. Sertifikasi ini penting, karena ketika konsumen melihat ada stiker tersebut mereka akan yakin bahwa lokasi atau destinasi tersebut aman.

Sementara pilar yang ketiga adalah kolaborasi. Kemenparekraf/Baparekraf sebagai fasilitator aktif akan berkolaborasi dengan ekosistem parekraf untuk dapat menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Para stakeholders punya perannya masing-masing, dengan adanya kolaborasi merupakan kunci untuk bisa mengakselerasi percepatan untuk kita pulih kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.