Januari 23, 2021

Cerdass

sebuah ruang penuh wawasan

Pulau Lusi: Pulau Lumpur Lapindo di Sidoarjo

2 min read

Cerdass.com ­-  Pulau Lusi terbentuk akibat semburan lumpur yang muncul di sekitar lokasi penambangan Lapindo di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Sebagai pulau yang terbentuk, Pulau Lusi ditangani langsung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pengelolaannya di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) yang dipimpin Direktur Jenderal Brahmantya Satyamurti Poerwadi. Menurut dia, pembentukan Pulau Lusi sudah mulai terjadi saat lumpur Lapindo menyembur di Porong. Semburan lumpur yang jumlahnya sangat banyak, mengalir ke sungai yang ada di sekitar Sidoarjo.

 Sebagai pulau yang terbentuk dari semburan lumpur panas, Brahmantya menyebut, di daratan Pulau Lusi tidak terdapat jenis tumbuhan apapun. Untuk itu, pulau tersebut kemudian menjalani proses reklamasi dengan cara menimbun daratan yang sudah ada, hasil kerukan sedimentasi lumpur.

Pulau Lusi terkenal dengan panorama masih alami dan memikat hati. Pengunjung bisa berswafoto dengan hutan mangrove sebagai latar belakangnya. Di Pulau Lusi terdapat saung untuk memanjakan pengunjung agar bisa berswafoto menghadap pulau dan hutan mangrove, jika beruntung Anda bisa sekalian menikmati matahari terbenam (sunset).

Selain saung, di Pulau Lusi terdapat jembatan kayu yang dibuat di atas air dan pinggirannya terdapat tanaman mangrove. Jembatan ini menjadi spot favorit untuk berswafoto karena pemandangan yang indah dari daun mangrove yang memasuki area jembatan kayu tersebut.

Untuk masuk ke tempat wisata Pulau Lusi hanya dikenakan biaya transportasi perahu biasa sebesar Rp 15 ribu untuk sekali perjalanan menuju Pulau Lusi dan kembali ke dermaga Tlocor. Sedangkan jika menggunakan speed boat, pengunjung bisa dikenakan biaya Rp 150 ribu untuk 5 orang.

Jadi Untuk yang ingin kesana diera newnormal jangan lupakan 5Knya ya, Karena Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Aryo Hanggono menerapkan prinsip 5K, yaitu yaitu kebersihan, kesehatan, keselamatan, kenyamanan, dan kepuasan di sejumlah kawasan yang dikelola Unit Pengelola Teknsi (UPT) KKP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.